Tuesday, June 14, 2016

Bolehkah Ibu menyusui berpuasa? Kenapa tidak? Berikut tips nya.

Bagi sebagian Ibu menyusui, mungkin berpuasa merupakan hal yang tidak boleh dilakukan. Toh Islam sudah memberi keringanan bagi Ibu menyusui, boleh mengganti puasanya di waktu yang lain, atau bisa juga dengan membayar fidyah. Sebagian Ibu lagi pasti berpikir, membayar fidyah jauh lebih gampang daripada harus mengganti puasa. Itu tidak salah, saya juga melakukannya sewaktu hamil dulu. Sewaktu hamil saya tidak berpuasa karena saya tidak bisa makan nasi. Lah kalau ga makan nasi  dan berpuasa darimana anak saya mendapatkan nutrisi dan saya juga tidak punya tenaga untuk beraktifitas, sedangkan saya juga tidak suka minum susu. Paket komplit bukan?

Nah kembali ke topik awal, sebagai seorang ibu menyusui dan umat islam tentu saja saya ingin berpuasa di bulam suci ramadan yang hanya datang satu tahun sekali dan pahalanya yang begitu besar. Siapa yang tidak ingin coba? Apalagi ditambah tahun kemarin saya tidak bisa berpuasa sama sekali, membuat saya ingin sekali berpuasa tahun ini. Alhamdulillah, saya bisa berpuasa walau ada bolong 5 hari. Itu karena awal puasa masih penyesuaian dan juga karena sakit gigi. Sisanya alhamdulillah bisa bertahan sampai bedug adzan magrib.

Bagi Ibu menyusui yang ingin berpuasa, berikut saya berikan tips-tips supaya puasanya bisa lancar dan tidak kekurangan ASI bagi si buah hati.
1. Niat.
     Tanpa niat tidak akan bisa terlaksana katena saya mengalaminya juga. Ketika awal berpuasa niat belum kuat karena saya berpikir "puasa sekuatnya saja, kalau tidak kuat ya mending buka toh ibu menyusui dibolehkan tidak puasa "
Nah pikiran seperti itu sebaiknya dihindari karena ketika kita baru lelah sesikit rasanya sudah sangat lelah dan akhirnya kita berbuka. Jadi kuatkan niat.

2. Usia bayi 6 bulan keatas
     Kenapa? Karena pada usia 6 bulan ke atas bayi sudah bisa diberi mpasi. Jika belum sebaiknya jangan berpuasa dulu, karena sebelum usia bayi 6 bulan sumber makanannya hanya asi, dia maaih sering menyusu dan kita akan kekurangan tenaga jika berpuasa. Kita juga tidak mempunyai bahan bakar untuk ASI karena ASI di buat dari sari-sari makanan, kalau kita tidak makan bagaimana tubuh bisa memproduksi asi?
Jika bayu sudah berusia 6 bulan ke atas, kegiatan menyusunya sudah tidak sebanyak ketika usianya di bawah 6 bulan.
Jadi jika usia bayi kita di bawah 6 bulan, sebaiknya tahan dulu puasanya. Kita berikan yang terbaik untuk buah hati kita.

3. Sempatkan tidur siang
Jika bayi kita sudah tertidur sebaiknya kita juga ikut istirahat sebentar di sebelahnya untuk mengembalikan tenaga dan agar kita lebih fresh. 

4. Minum dan makan yang manis dan bergizi di saat sahur dan berbuka
Untuk menambah cadangan energi kita butuh asupan gula. Tidak harus kolak, atau makanan manis yang lain, cukup dengan teh manis hangat. Untuk makan sahur biasanya saya lengkapi dengan telur, karena telur bisa membantu menambah kuantitas asi walau tidak drastis, tapi cukup untuk bekal puasa seharian.

5. Jangan duduk dan mengeluh lemas,dsb
    Jika merasa lemas dan letih, sebaiknya kita memohon kepada Allah untuk dikuatkan sampai magrib tiba, bukan malah duduk atau tiduran sambil memegang perut. Kalau saya sendiri malah tak bawa aktifitas, apalagi si kecil sudah mulai aktif. 

Nah itu beberapa tips dari saya untuk membantu para ibu yang ingin tetap berpuasa meski menyusui. Semoga bisa membantu dan selamat menunaikan ibadah puasa.

0 comments:

Post a Comment