Monday, September 26, 2016

A feeling since I became a mother

pics from pexels.com

Tidak terasa rumaisha sekarang sudah 10 bulan. Rasanya baru kemarin saya mual-mual, menolak makan nasi, dan minum susu untuk kehamilan. Jujur saya tidak sama sekali tidak suka minum susu, tapi untuk si buah hati apa pun akan saya lakukan, meski pada awalnya muntah saat minum susu. 

Rasanya baru kemarin saya melahirkan dengan berbagai ketegangan yang saya alami, selain sakitnya kontraksi, pikiran akan menjadi seorang ibu juga selalu melintas di benak saya. Bisakah saya menjadi seorang Ibu? Bisakah saya mengasuh dan merawat anak dengan penuh kesabaran? Pantaskah saya menyandang gelar seorang Ibu? Semua pertanyaan-pertanyaan itu terlintas begitu saja.

Saat rumaisha lahir, saya selalu memandangnya seakan tak percaya kalau yang tidur disamping saya adalah anak saya dan saya telah menjadi seorang Ibu. Benar-benar tak percaya. Selama 9 bulan lebih hanya bisa merasakan kehadirannya, kini bisa melihat, memeluk, dan menciumnya. Sungguh bahagia tak terkira. 

Allah telah menganugerahkan seorang putri yang cantik, saya benar-benar bersyukur bisa mendapatkan kepercayaan-Nya untuk menjaga titipan-Nya.

Sampai saat ini saya selalu suka dan merasa damai ketika melihat rumaisha tidur dengan nyenyaknya. Melihatnya selalu menyadarkan saya bahwa saya adalah seorang Ibu, sungguh sampai saat ini saya masih tidak percaya kalau saya adalah seorang Ibu. Sebelumnya tak pernah terlintas di benak saya kalau suatu hari nanti saya akan menjadi seorang Ibu. saya yang selalu manja pada orang tua, tidak bisa melakukan sesuatu hal dengan baik dan benar kini telah menjadi seorang Ibu. Semua hal yang tak pernah saya pikirkan sebelumnya kini saya justru merasakannya. 

Menjadi seorang Ibu membuat saya mengerti dan merasakan banyak hal. Tidak mudah menjadi seorang Ibu, tidak sesederhana seperti iklan di tv, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak hal yang saya pikir tidak bisa saya lakukan ternyata saya bisa melakukannya. Menjadi seorang Ibu benar-benar telah merubah hidup saya, dari seorang yang manja menjadi mandiri. Dari yang hanya memikirkan diri sendiri menjadi selalu memprioritaskan anak. Dari yang tidak sabaran menjadi lebih sabar. Dari yang hanya mementingkan hal-hal besar sekarang memperhatikan hal-hal kecil yang terjadi pada anak. Menjadi seorang ibu telah mengubah hidup saya.

Saya hanya bisa belajar dan belajar supaya bisa menjadi ibu yang terbaik untuk rumaisha, bisa menjadi sekolah yang baik untuk rumaisha sebelum dia menjalani kehidupan sekolah yang sesungguhnya. Bisa menjadi panutan dalam segala hal. Bisa menjadi soaok yang bisa ia banggakan dan ia rindukan ketika tidak disampingnya. Bisa menjadi tempat ia mengadu. 

Saya bukan Ibu yang sempurna tapi saya akan selalu berusaha dan belajar untuk menjadi sosok Ibu yang terbaik untuk rumaisha. Meski jauh dari kata sempurna, saya akan tetap belajar dan berusaha memberikan yang terbaik untuk rumaisha. Belajar dari setiap kesalahan dan selalu bersabar.

Menjadi seorang Ibu membuat saya tidak ingin melewatkan perkembangan rumaisha. Saya ingin menjadi yang pertama tahu dan melihat apa yang bisa ia lakukan selanjutnya. Hanya denga melihatnya tumbuh sehat, tertawa, selalu aktif dan selalu tersenyum ketika melihatku merupakan anugerah terindah yang pernah saya rasakan.

Thanks God for believing me to raise a child, take care of her, loving her from my deepest heart. Please guide me to became a good mother for her, the best school for her, and please blesing her.
Thank you Allah.
This entry was posted in

Menu favorit keluarga : Gurame asam manis pedas mantap


Kemarin kan beli gurame, niatnya sih beli buat rumaisha karena sudah lama ngga makan ikan. Kenapa gurame? Karena rumaisha belum pernah makan gurame dan karena ayahnya juga lagi pengin makan gurame. Akhirnya belilah itu si ikan gurame 1 kilo, isi 2 biji. Yah namanya gurame harganya lumayan mahal, walau masih mahal salmon. Wkwkwk. Lumayan 48.000 sekilo. Nah tadi berhubung kata penjualnya ikannya sekilo enteng jadi harganya 47.000 hahaha. Kalau beli di pasar itu ada beda harga. Biasanya dibedain antara enteng, anget/pas, atau lewih bahasa indonesianya lebih. Ada-ada aja ya, kalau di spm mah udah pakai timbangan digital jadi tinggal masukin harga kilonya langsung muncul deh harganya seberapa, ngga  ada istilah enteng, anget,lewih. Iya kan? 

Malah cerita sampai pasar dan spm segala, hadeh. Digetok sama pembaca ntar.
Nah ayah pengin masak gurame asam manis pedas, wiiih baru ngomong menunya aja udah kebayang gimana rasanya, jadi pengin cepet-cepet makan.
Kalau di restoran biasanya kan guramenya di filet trus di goreng tepung baru dikasih saus asam manis pedas nya. Tapi berhubung ayah request supaya ngga pakai tepung, jadilah seperti foto diatas.
Manisnya kerasa, gurih ikannya pas, pedas cabenya bikin mata nangis dan lidah kebakar. Haha lebay. 
Tapi beneran makan ini sampai nangis saya, kepedesan. Kalau ayah si suka pedes jadi fine-fine aja dia makan, lahaaaap banget.
Udah dong ceritanya, resepnya mana. Digetok lagi sama pembaca. Iya, resepnya ada di bawah sini kok.

Untuk gurame goreng
Bahan :
- 1 ekor gurame, cuci bersih, lumuri jeruk nipis biarkan kurleb 15 menit, lalu cuci kembali
- 2 cm kunyit
- 2 cm jahe
- Garam secukupnya
- Ketumbar secukupnya
- 3 siung bawang putih

Cara membuat:
- Haluskan semua bumbu, gurame bukan bumbu ya jadi jangan ikut dihaluskan
- Lumuri gurame dengan bumbu halus tadi, diamkan lagi kurleb 15 menit supaya bumbu meresap
- Goreng dalam minyak panas sampai kuning kecoklatan
- Angkat, tiriskan

Nah itu untuk gurame gorengnya, kalau mau ditepung ya difileti dulu trus untuk caranya bisa dilihat disini. Sama kaya pas buat ayam goreng tepung.
Sekarang kita racik saus asam manis pedasnya
Bahan:
- 3 siung bawang putih
- 1 buah bawang bombay, iris tipis
- 1 buah wortel, iris korek api
- 1 buah tomat, iris kecil-kecil
- 1/2 buah nanas matang, potong sesuai selera
- 7 buah Cabai rawit/ sesuai selera
- 3 buah cabai merah keriting / sesuai selera
- 2 sdm saus sambal
- Gula secukupnya
- Garam secukupnya
- Minyak untuk menumis
- Air

Cara membuat :
- Haluskan bawang putih, cabai rawit dan cabai merah keriting (kalau mau diiris juga boleh)
- Panaskan minyak, tumis bawang putih hingga layu
- Masukkan bumbu halus, aduk terus
- Masukkan irisan wortel, tomat, dan nanas, masak hingga semua layu
- Tambahkan air
- Masukkan gula, garam, dan saus sambal
- Koreksi rasanya, sudah pas atau belum, jika sudah masukkan gurame goreng tadi
- Biarkan hingga tanak dan bumbu meresap (Kalau mau kuahnya kental, bisa ditambah tepung maizena)
- Untuk penyajian, angkat dulu guramenya baru siram dengan saus asam manis pedas
- Gurame asam manis pedas siap disantap dengang nasi putih hangat dan lalapan atau ca kangkung atau ca brokoli

Ayah doyan banget makan ini. Semoga ini bisa menjadi menu favorit keluarga moms yang lain. Selamat mencoba.

Monday, September 19, 2016

Sup krim jagung keju (goreng) menu mpasi ala rumaisha (9m+)

sup krim jagung goreng
Sup krim jagung goreng? mana ada? Ada tuh.

Pasti semua udah pada tahu dong dan doyan sama menu yang satu ini, manis jagungnya, gurih kejunya mantap pokoknya. Nah pas umur 7 bulanan rumaisha itu suka banget sama yang namanya sup krim jagung, makannya lahap banget. 

Nah, karena akhir-akhir ini rumaisha makannya goreng-goreng terus, karena ngga suka yang berkuah (soto,sop,bening dan makanan kuah lainnya) jadilah tak cobain sup krim lagi buat selingan , kalau sup krim kan berkuah engga kering juga ngga, jadi pas. Semenjak naik tekstur udah ngga pernah tak masakin sup krim, hehe. Jatuhlah pilihan ke sup krim jagung keju, karena dulu suka makan ini dan lahap.

Tapi ternyata eh ternyata rumaisha ngga mau, huhuhu. Cuma dimakan 3 suap, habis itu dilepeh dan gtm abis. Hadeeh, bingung dah mau dikasih makan apa ni anak satu. Akhirnya saya memutuskan untuk menggoreng sup krim jagungnya. Hah? Ya bener menggoreng sup krim jagung nya. Dan sorenya saya cobain ke rumaisha. Gimana hasilnya? BERHASIL YES BERHASIL, rumaisha makan dengan lahapnya. Padahal banyak banget lho tadi porsinya, tapi tinggal dikiiiiit banget itu pun karena saya yang ngga mau nyuapin lagi, takut rumaisha kekenyangan malah dimuntahin kan mubazir. Iya kan? 

Baca juga : Cheesy baked potato, menu mpasi favorit Rumaisha (9m+)

Nah pas lagi nyuapin rumaisha, saya kan penasaran sama rasanya gimana apalagi pas gorengnya tadi kecium bau jagung bakar. Sedapnya.... Akhirnya saya cobain deh itu si sup krim jagung keju goreng. Enyaaaaaaaak banget. Beneran enak. Pantesan rumaisha lahap. Jagungnya manis, belum kejunya bikin gurih, plus ub yang bikin masakan jadi tambah harum, plus ada krenyel dagingnya. Hahaha. Mantap dah. Tapi karena digoreng dagingnya jadi agak keras, jadi kalau mau nyuapin harua dibejek-bejek lagi pake tangan. Biar lembut. 

Moms yang lain harus nyobain. Ya walaupun pas nggorengnya butuh usaha yang sedikit lebih banyak karena ngga mau dibentuk. 

Jadi pas nggoreng biarin sampai agak kering baru dibalik. Lah tadi saya bolak balik terus, jadi kaya orak arik, hahaha, tapi udah mau kering alhamdulillah mau kebentuk bulet juga kaya telur dadar cuma tebelan ini. Hehe.

Resep ini bisa untuk 2-3 kali makan
Bahan :
- 1 buah jagung manis ukuran sedang, parut
- 1/4 bawang bombay, cincang
- 1 wortel ukuran kecil, parut
- 1 siung bawang putih, cincang
- 20 gr daging giling/cincang
- UB/ eloo
- Keju parut
- 2 sdm Oatmeal
- Air, 100 ml

Cara membuat :
- Panaskan ub/eloo, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum
- Setelah harum masukkan daging cincang/giling, masak hingga berubah warna dan matang
- Masukkan air
- Masukkan oatmeal
- Masukkan jagung dan wortel, masak hingga meletup-letup
- matikan kompor, sajikan hangat dengan keju parut sebagai toping.

sup krim jagung

Nah itu resep sup krim jagungnya. Kalau mau di goreng tinggal panaskan UB di teflon, masukkan sup krim jagung. Goreng dengan api kecil sampai agak kering. Matang, angkat, sajikan deh.

Tadi lupa foto, jadi gambarnya ngga ada. Lah keburu rumaisha laper, jadi langasung tak suapin. Keinget belum foto pas udah mau habis. Ngga ada fotonya deh. Nanti kalau masak lagi saya update fotonya.

Selamat mencoba moms.

Baca juga : Pancake labu keju, camilan sehat dan enak saat si kecil gtm

sesuai janji di atas, maka kemarin pas masakin lagi buat rumaisha difoto deh. Meski tampilan tidak menarik tapi rasanya enak. Apalagi pas bagian yang garing, enaaak banget. hehehe. 

Camilan dan sarapan: Banana oat pancake (8m+)

pancake dengan bahan yang dibelnder

Rumaisha sudah dua kali ini sarapan pakai banana oat pancake, dan doyan. Makannya lahap. Nambah satu lagi makanan favoritnya rumaisha.
Pancake nya saya cobain dengan dua cara masak yang berbeda, alhamdulillah suka semua.
Ini resep pas pertama rumaisha makan banana oat pancake
Bahan :
- 1 buah pisang ambon atau sunpride ukuran sedang
- 2 sdm oatmeal
- 1 butir kuning telur
- Keju parut secukupnya (optional)
-UB/ eloo
Cara membuat :
- Haluskan pisang menggunakan garpu
- Tambahkan oatmeal, kuning telur dan keju parut, aduk rata
- panaskan UB/eloo, tuang adonan menggunakan sendok, goreng sampai kedua sisi kecoklatan, lakukan sampai semua adonan habis.
- sajikan selagi hangat
Pas nyobain resep di atas emang sih jadinya ngga pancakeable, halah bahasanya. Tapi enaaak bangey, pisangnya kerasa banget, manis, udah gitu gurih dari keju dan UB nya. Hmmm mantap. Enak pokonya. Lah ini masak buat anak atau buat sendiri. Hahaha. Masak buat rumaisha, tapi emaknya ikutan icip-icip juga donk. Hehehe.
Nah kalau untuk resep yang kedua, setelah googling-googling pada di blender pancake nya. Jadi deh ikutan diblender juga adonannya.
Bahan :
- 1 buah pisang ambon sedang
- 1 buah kuning telur
- 2 sdm oatmeal
- Keju parut secukupnya
- UB /eloo 
banana oat pancake resep pertama

Enak banget lho pancake nya. Pisangnya kerasa banget. Walau oatmealnya ngga diblender dulu tetep lembut sedikit bertekstur.Yah walaupun bentuknya seperti itu, maklum baru belajar bentuk pancake yang baik dan benar, tapi yang penting rasanya. hehehe. Fotonya agak ngeblur karena sambil gendong rumaisha, ngga sadar kalau fotonya ternyata blur semua. Udah bentuknya ngga karuan, kemakan sedikit, blur lagi. Paket komplit, hahay.

Nah kalau resep yang kedua semua bahannya diblender. Jadi kaya adonan kue, lembut. Kalau resep yang kedua rasa pisangnya kurang berasa, mungkin harua ditambah pisang kali ya. Tapi tetep enak kok. Rumaisha aja makannya banyak.

Cobain aja dua-duanya trus rasain sendiri bedanya. Walau bahan sama cuma beda di proses rasanya tetep beda ya. Hehehe.
Selamat mencoba.

Friday, September 16, 2016

Fritata oat sayur, menu mpasi 4 bintang yang simpel dan enak (8m+)


Menu ini saran dari temen, pas anaknya gtm dibuatin fritata oat sayur makannya lahap banget. Nah karena satu dan lain hal baru bisa dicoba sekarang. 

Reaksinya rumaisha pas makan ini ternyata biasa-biasa aja, haha. Padahal rasanya gurih, enak. Biasa, setiap masak buat rumaisha saya pasti nyobain, buat mastiin rasanya enak apa ngga sekaliin icip-icip. Hehe. 

Pagi rrumaisha tak suapin ini , dianya ogah-ogahan. Jadi makannya cuma sedikit padahal siangnya mau ke kebun binatang, dan fritata oat sayur ini buat bekalnya. Eh dianya malah ogah-ogahan makan. Karena minum susu kali ya. Soale sorenya tak suapin lagi, makannya cepet, kunyah telen gitu. Kayanya benet-bener laper nih anak. Haha. Resep yang disini sudah saya modifikasi, menyesuaikan isi kulkas. Hehe.

Bahan fritata oatvsayyts:
- 2 sdm oatmeal
- 1 butir telur ayam kampung
- 3 kuntum brokoli, cincang ambil bagian bunganya saja
- 1/2 buah wortel, cincang
- 100 ml kaldu
- 2 sdm keju parut
- UB/ eloo untuk menggoreng

Cara membuat
- Masak oat dengan air kaldu sampai mengental
- Masukkan wortel dan brokoli, aduk terus.
- Matikan kompor, angkat
- Campur dengan keju parut dan telur, aduk rata
- Panaskan wajan anti lengket, goreng dengan api kecil, lebih baik ditutup biar matang sempurna

Selamat mencoba moms. Oh iya, berikut resep asliny. Siapa tahu mau nyobain, monggo . . . . .
Jadi keliatan deh, buatan sendiri ngga sebagus yang ada di foto resepnya, hehehe. yang penting rumaisha suka. 

resep asli fritata oat sayur

Tuesday, September 13, 2016

Review Pospak (popok sekali pakai) : merries, pampers, mamypoko, sweety, fitti, happy nappy, pokana


Varian popok yang pernah rumaisha pakai. Semua ukuran M kecuali yang pampers ukuran L
Kali ini saya tidak nulis tentang resep mpasi ataupun resep keluarga, saya akan menulis tentang review pospak atau popok sekali pakai. Kebanyakan orang menyebutnya pampers, tapi salah kaprah (kadang saya juga suka lupa, hehe) , karena pampers adalah merk pospak tapi mungkin karena pampers adalah merk yang pertama kali orang kenal makanya kebanyakan orang menyebutnya pampers bukan pospak. Hehehe.
Review ini saya tulis berdasarkan pengalaman, karena pospak yang saya review sudah pernah dipakai sama rumaisha. Hehehe. Soalnya pemakaian pospak itu cocok-cocokan, cocok di bayu dan juga cocok di kantong. Bener kan? Hehe.
Rumaisha memakai full pospak sejak umur 3 bulan. Saat usia 2 bulan, hanya malam haru saja dia pakai pospak, dan cucian pasti menggunung setiap hari. Repot saat hujan terus, popok ngga kering-kering. Pengalaman. Akhirnya setelah 3 bulan, rumaisha full pospak siang malam.  

Ok, cukup basa basinya, kita lanjut ke reviewnya saja.

1. Pampers baby dry pants
Pospak merk pampers ini adalah pospak pertama yang saya cobakan ke rumaisha. Rumaisha cocok pakai ini, apalagi pospak nya lembut dan tipis, jadi ngga menggembung pas dipakai, cuma pas penuh aja jadi berat. Hehe. Jahitannya juga rapi, ngga bunyi kresek-kresek. Rumaisha ngga ruam popok selama memakai pampers, karena tetap kering walau sudah penuh. Setiap beli online pasti beli yang ini juga ukuran kecil buat jaga-jaga kalau popok pesanan belum sampai.

pampers tampilan belakang
pampers tampilan depan

   
2. Pampers premium care (tape)
      Rumaisha pernah pakai ini saat di spm stok merries good skin-nya kosong, jadi ayah inisiatif pilih pampers. tapi ternyata ayah ngga liat dulu yang dibeli itu pants atau tape, dan ternyata ayah beli yang tape. ya sudahlah, sudah dibeli ngga bisa dibalikin lagi. yah begitulah kalau ayah pergi belanja sendiri. kalau beli langsung ambil ngga liat harga ngga dibandingin dulu, cuma ngecek exp date nya aja. hahahaha. tapi makasih ya ayah.  Nah pampers premium care ini popoknya lembut, tipis jadi ngga menggembungkaya pakai celana berlapis-lapis, hehehe, menggembungnya kalau pas penuh aja. hehehe. perekatnya juga kuat, bisa di pasang berkali-kali. rumaisha cocok pakai ini, ngga kena ruam popok atau bekas di paha juga ngga ada. cuma ada bekas di perut, mungkin karena saya adjust perekatnya terlalu kenceng dan pas dia banyak gerak jadi ya mbekas di perutnya. Popoknya juga tetep kering walau sudah penuh. oh iya kalau yang premium itu ada wetness indicatornya, jadi lebih gampang ngecek popoknya. cuma ya harganya lumayan mahal. hehehe. jadi cuma sekali beli ini.

3.Merries good skin
      Nah, kalau yang ini popok langganannya rumaisha. Karetnya lembut, ngga bekas di perut ataupun di paha. popoknya juga lembut, lebih tebel sedikit daripada pampers tapi ya ngga terlalu menggembung kalau dipakai. popoknya tetap kering walau sudah penuh. selama pakai ini alhamdulillah rumaisha ngga pernah kena ruam popok. harga lebih murah dan popoknya juga bagus, lembut. cuma di spm sering kehabisan, jadi sekarang belinya online. hehe, harga lebih murah plus gratis ongkir pula, kan lebih hemat. Pesennya pas stok popok tinggal setengah, jadi pas habis pas datang popoknya.
review lebih lengkap disini ya :
Review Popok Sekali Pakai (pospak) : Merries Good Skin

merries good skin tampilan depan

merries good skin tampilan belakang

4. Merries premium
      Kalau yang ini kejadiannya hampir sama kaya pas beli pampers premium care, merries good skin kosong akhirnya beli yang ini, hahaha, ayah belanja sendiri soale. Ini terjadi sebelum mulai belanja online. Merries premiun ini yang warna bungkusnya putih dan masih ada tulisan jepangnya. popoknya gimana? Bagus, karetnya lembut, jahitannya rapi, tetap kering walau sudah penuh, untuk dalamnya beda sama yang merries good skin, testurnyaada buletan-buletannya, mungkin biar lebih cepat nyerap pipis, kalau yang good skin rata. popoknya halus luar dalam. untuk ukuran M nya sedikit lebih besar daripada ukuran M nya merries good skin. di merries premium ini ada wetness indicator dan ada semacam perekat untuk menggulung dan merekatkan popok setelah digunakan, jadi buangnya lebih rapi kotoran ngga kemana-mana karena sudah tergulung rapi. Karakter usaginya lucu-lucu. Rumaisha pakai ini juga ngga kena ruam popok. Terus harganya? sudah pasti lebih mahal dari yang good skin, ngga beda jauh sama pampers premium care. Walaupun bagus banget popoknya, beli ini cuma sekali karena mahalnya harga. Jadi setelah beli yang good skin, sisa popok merries premium ini disimpan, dipakai pas pergi-pergi. lebih enak dan rapi buang popoknya, sama lebih tahan lam karena nyerap pipis lebih banyak.

merries premium tampilan depan

merries premium tampilan belakang

5.  Mamypoko standar Orange (yang lama)
Beli ini karena pas ada promo murah di onlineshop lazada sekalian nyobain karena rumaisha belum pernah pakai mamypoko standar sebelumnya. Popoknya lumayan lembut, daya serap ok, cuma karetnya agak kencang jadi mbekas di perut, agak kaku, dan walaupun baru pipis sedikit inner popok sudah menguning. Tapi rumaisha ngga ruam popok saat pakai ini.

Baca review mamypoko standar yang baru (warna kuning) disini ya:
Review Pospak (Popok sekali pakai) : Mamypoko standar

mamypoko standar tampilan depan

mamy poko standar tampilan belakang



















6. Mamypoko extra dry
Rumaisha pakai ini sudah lamaaaaa banget, pas awal-awal pakai popok makanya ngga ada fotonya. Maaf ya. Popoknya tuh lembut, ada wetness indicator, gambar karakternya winni the pooh lucu-lucu, daya serap ok. Dulu saya minta ayah buat beli popok ini aja tapi ternyata agak susah nyarinya dan harganya juga lumayan mahal. hehehe.

7. Sweety pants gold
Cerita si sweety gold ini sama kaya merries premium dan pampers premium care, ayah belanja sendiri dan stok merries good skinnya kosong (Sebelum mulai belanja online). Ngga tahu juga kenapa ayah pilih ini mungkin karena iklannya di tv kali ya. Hehe. Popoknya lembut, ada wetness indicator, karakter hello kitty-nya lucu-lucu, ada perekat buat menggulung popok setelah habis dipakai jadi lebih rapi dan kotorannya pun ngga kemana-mana. Rumaisha pakai ini ngga kena ruam popok.
Baca review lengkapnya disini ya:
Review popok sekali pakai (pospak) : Sweety Gold Pants

sweety gold tampilan depan

sweety gold tampilan belakang


















8. Fitti Day Pants
Nambah satu review lagi, yaitu fitti day pants. Pas lagi ceki-ceki di lazada ada promo fitti day pants M 56 dengan harga Rp 55.600 . Seorang Ibu yang pengin berhemat mana bisa ngga kepincut dengan promo ini. jadilah beli fitti day pants ini. sekalian nyobain popok baru. hehe. Dan ternyata popok ukuran M nya itu kecil, masih lebih besar Merries good skin atau merk popok premium yang lain. Pas dipake Rumaisha ketat banget, jadi ada bekas popok deh di pinggang. Popoknya sih lembut, tipis jadi ngga menggembung pas dipakai kecuali pas penuh ya sudah pasti menggembung. Gambar juga lucu-lucu, tapi sayang cepet penuh. jadi sehari bisa ganti 4 kali karena penuh. Mungkin karena kecil kali ya, makanya cepat penuh. Tapi alhamdulillah Rumaisha ngga kena ruam popok. Mungkin lain kali pesen yang L aja kali ya biar ngga kekecilan, apalagi Rumaisha udah tambah ndutan sekarang. Hehe.
fitti tampilan depan

fitti tampilan belakang
untuk review lebih lengkap disini ya:
Review Popok Sekali Pakai (pospak) : Fitty Daypants Mega Pack

9. Happy Nappy Smart Pants
Rumaisha nyobain popok baru lagi, Happy Nappy Smart Pants. Beli ini karena bungkusnya lucu, ada gambar keroppi nya dan ada aloe vera moisturizer-nya. Tapi beli yang kecil, karena baru nyobain. Ok, popoknya lembut,  lingkar pahanya lumayan gede jadi buat anak yang ndut pun masih bisa, trus daya serap juga ok, kalau gambar keroppi bagian belakangnya agak aneh kalau menurut saya sih, sama buat lingkar pinggangnya terlalu lebar melebihi lebar popok jadi keliatan aneh, adik saya juga bilang "kok popoknya aneh sih" , tapi so far so good, Rumaisha ngga kena iritasi atau ruam popok.
tampilan depan Happy Nappy Smart Pants

tampilan belakang Happy Nappy Smart Pants
review lebih lengkapnya ada disini ya.
Review Popok Sekali Pakai : Happy Nappy Smart Pants

10. Sweety Bronze Pants
Sweety ngeluarin popok jenis baru, Sweety Bronze Pants. Sepertinya ini adiknya Sweety Gold Pants, hehe. Beli ini barengan sama Happy Nappy, sekalian nyobain produk barunya Sweety. Harganya juga lebih hemat kalau menurut saya, dibanding produk sweety yang lain. Hehehe. Popoknya lembut juga, meski tak selembut yang gold, iya lah, Haha. Popoknya juga lumayan tebel sampai ke karet pinggangnya juga tebel jadi agak susah kalau disobek pas mau ganti popok. Akhirnya ya dilepas kaya celana aja biar lebih cepet. Daya serap sudah pasti ok. Selama pakai Sweety bronze, Rumaisha ngga ngalami yang namanya ruam popok, iritasi atau pinggangnya mbekas popok. Alhamdulillah. Ini bisa jadi alternatif lain kalau popok langganan Rumaisha belum datang. hehehe.


tampak sweety bronze bagian depan
tampak sweety bronze bagian belakang
Review lebih lengkapnya ada disini ya:
Review popok sekali pakai (pospak) : Sweety Bronze Pants

11. Pokana Pants
Setelah sekian lama jatuh cinta sama pospak ini karena lihat bungkusnya yang lucu nan imut akhirnya berkesempatan untuk mencobanya. Dan ternyata saya ngga salah jatuh cinta sama pokana, pospaknya lembuuuut banget, mulai dari karet pinggang, karet di lingkar paha, bagian luar dan dalam lembut semua. Udah gitu gambar popoknya yang warna warni, suka deh. Cuma karena saking lembutnya kadang kalau pas ngecek sudah penuh atau belum suka keliru, saya pikir sudah penuh ternyata belum, habis lembut banget walau sudah penuh isian / gel di dalam popok ngga nyebar. Rumaisha juga ngga kena ruam popok, perutnya pun mulus ngga ada bekas popok, recommended lah.



Review lebih lengkapnya disini ya:
Review Popok Sekali Pakai (pospak) : Pokana Pants

Yup, itulah beberapa merk popok yang pernah rumaisha pakai. Alhamdulillah sejauh ini rumaisha ngga pernah ruam popok, cocok pakai popok manapun. Alhamdulilah. Semoga artikel ini bisa membantu para moms yang lagi bingung nentuin merk popok buat sang buah hati. Artikel ini bisa jadi pertimbangan. Oya, saya kalau beli popok sekalian yang besar, isi 34 atau 58. Biar lebih hemat dan awet.  Semoga bermanfaat. InsyaAllah kalau nyobain popok baru akan saya update lagi. Belum keturutan nyobain goon, huhu. Semoga nanti bisa keturutan. Amiiin.

Silakan bagi yang mau share pengalaman pribadinya dalam memberikan pospak ke anak, jangan lupa sertakan link blognya ya, insyaAllah saya kunjungi balik.

Semoga bermanfaat.

update: Alhamdulillah sudah dapet goon, ditunggu review nya ya.

Friday, September 9, 2016

Semangka Kuning, Buah yang lagi digandrungi sama Rumaisha saat ini


Setelah bosen dengan pisang dan pepaya, saya coba kasih rumaisha semangka lagi. Dulu sempet ngga suka soale. Kenapa semangka? Karena jogja sekarang lagi panas banget, nah semangka kan banyak airnya jadi seger kalau dimakan siang-siang apalagi pas dingin. Emmmmm segernyaaaaa. Sebenere pear juga banyak airnya, tapi kasian ntar ngunyahnya susah, belum numbuh gigi sampai sekarang.

Nah dicoba deh kasih semangka kuning kebetulan mba sayur pas bawa semangka kuning. Dulu mau makan yang kuning, tapi kalau yang merah cuma diicip-icip tok ngga mau dianya. Hahaha. Semangka aja pake milih segala, lucunya anakku.

Dan rumaisha makan dengan lahapnya. Apalagi pas makan yang dingin, dua tangan maju semua pegang tuh semangka, ada yang tak suapin, ada juga yang dia gigit sendiri, sesep-sesep seger ya nak. Hihi. Bahkan sampai mulutnya penuh, ngunyahnya sampai kesusahan. Haha, lucuuuu banget mukanya.

Habis banyak dia. Bundanya juga ikutan icip-icip biar kecipratan segernya. 
Sempet dikasih semangka yang merah juga tapi ternyata ngga sedoyan pas makan semangka yang kuning. Hahahaha.

Oiya, semangkanya pilih yang tanpa biji. Kalaupun ngga ada ya berarti kita yang potong-potong trus buangin bijinya satu-satu. Nah kemarin juga pas ngga ada yang tanpa biji, jadi buangin bijinya satu-satu deh biar rumaisha makannya gampang dan ngga keselek.

Sehat terus ya nak.

Camilan : Agar-agar labu parang, menu favorit rumaisha (8m+)


Seneng banget kalau sudah posting makanan favoritnya rumaisha, hehe. Soalnya kebayang lahapnya rumaisha pas lagi makan. Hehe. Jadi bawaanya seneng. Ibu mana sih yang ngga seneng anaknya doyan makan.

Ceritanya saya kepo, boleh ngga sih ngasih agar-agar buat baby 9+ eh ternyata banyak share resep, jadilah kemarin rumaisha saya buatin agar-agar labu parang, resepnya seperti biasa dari blognya mami kenzie. Rumaisha beberapa kali nyoba resep disitu doyan, jadi ambil deh dari sana.

Dan ternyata rumaisha sukaaaaaaa banget, alah lebay nya. Tapi beneran dia doyaaan dan lahap banget. Sekali makan habis 4 sampai 5 buah. Haha, mungkin seger kali ya panas-panas makan agar-agar dingin, jadi nyesss. Hehe.

Dan, besoknya saya buatin lagi cuma tak ganti buah jeruk, tetep aja doyan. Rumaisha suka makanan dingin. Haha.

Nah ini dia resep agar-agarnya
Bahan:
- 100 gr labu parang
- 1/2 sdt agar-agar plain (saya pakai swallow)
- 200 ml air

Cara membuat:
- Kukus labu parang sampai matang, lalu blender sampai halus
- Masak agar-agar dengan 200 ml air menggunakan api kecil sampai mendidih
- Angkat, diamkan sebentar lalu masukkan labu oarang
- Cetak sesuai keinginan
- Sajikan dingin lebih enak (tapi pastikan dulu si kecil dalam keadaan sehat ya)

Mudah kan?
satu kali masak dapat 12 cetakan, lebih sedikit tak taruh di gelas, hehehe.
berantakan ngga apa lah ya, ngga sempet buat bersihin, keburu rumaisha pengin makan, hehehe

1 bungkus agar-agar swallow bisa buat beberapa kali masak. Rasanya enak walau tanpa gula, gampang buatnya, sehat, hemat. Pilihan ibu cerdas. Hahaha, mulai lagi deh. Selamat mencoba moms.
Kalau mau lihat resep aslinya disini ya.

update : rumaisha tak buatin yang rasa mangga, tetep doyan. emang dasar suka agar-agar berarti. heheh. Rumaisha ngga ada bosennya kalau makan ini. lahap terus.

Lihat juga resep mpasi favorit rumaisha yang lain ya.

Pancake labu keju, camilan sehat dan enak saat si kecil gtm



Wednesday, September 7, 2016

Resep ayam goreng tepung masak lada hitam enak dan lezat


Ceritanya kemarin ayah ingin makan ayam lada hitam, jadi hari ini buat deh ayam masak lada hitam, tapi ayamnya digoreng tepung, biar jadi banyak. Hehe. Dan menu ini juga sukses bangunin ayah lebih pagi dari biasanya, hahay. Kepingin makan juga. 

Selain suka yang pedas atau bersambal, ayah juga suka yang di masak lada hitam. Ngga harus beef tapi ayam atau ikan juga bisa. Enak juga rasanya. 

Nah resep ini didapat dari pengalaman selama memasak lada hitam juga googling. Dulu pernah dapet resep ayam masak lada hitam, tapi jadinya malah kaya semur cuma pakai lada hitam dan merica. Ya walau tetep enak dan habis, tapi judulnya jadi semur ayam bukan ayam masak lada hitam. Hehehe.

Berikut resepnya, siapa tahu ada yang mau nyobain di rumah. 

Bahan ayam tepung:
- 1/2 kg dada ayam, filet
- 1/4 tepung terigu
- 3 siung bawang putih, haluskan atau pakai garlic powder
- 1/2 sdt lada bubuk
- 1 sdt garam
- 2 sdm tepung beras
Atau kalau mau gampangnya pakai tepung bumbu saja, lebih praktis tinggal tambah tepung beras biar lebih crispy, hehe

Bahan saus lada hitam :
- 1 buah bawang bombay
- 2 siung bawang putih
- 2 sdm saus tiram
- 1 sdm kecap manis
- garam secukupnya
- gula secukupnya
- 1 sdm lada hitam, ulek kasar
- Minyak untuk menumis
- Air

Cara membuat ayam tepung :
- Cuci ayam sampai bersih.
- Campur semua bahan tepung, lalu baluri ayam filet sampai tertutup tepung, remas-remas, langsung goreng dalam minyak panas. Usahakan semua ayam tenggelam dalam minyak supaya matang sempurna.

Cara membuat saus lada hitam :
- Iris tipis memanjang bawang bombay, cincang bawang putih
- Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum
- Masukkan lada hitam, saus tiram, kecap manis, gula, garam, aduk terus, masukkan air
- Cicipi, jika dirasa kurang bisa ditambah lagi porsinya
- Masukkan ayam goreng tepung, aduk terus sampai merata, diamkan sampai bumbu meresap
- Setelah matang, angkat dan sajikan

hampir lupa foto, untung aja masih ada, hehehe
Mudah kan? Silakan coba di rumah moms.

Pancake labu keju, camilan sehat dan enak saat si kecil gtm (8m+)


Pancake labu ini bener-bener penolong saat rumaisha gtm hari ini. Hari ini kan saya buatin bening bayam, brokoli, labu buat rumaisha biar selang seling makannya kering dan berkuah. Tapi tapi tapi ternyata rumaisha ngga mau makan, cuma 3 suap, itu pun yang kemakan labu dan nasinya. Habis itu gtm dan nangis. Haduh nak, akhirnya disudahilah makan siang hari ini drama. Akhirnya habis minum susu, rumaisha pun tertidur. Eh saya juga ikut ketiduran ngeloni si eneng cantik ini, sebentar sih. Dan saya pun langsung buka album, terpilihlah resep pancake kentang keju daru blognya mami kenzie. Berhubung kentangnya tinggal 1 yang kecil banget, saya ganti jadi labu dan tak tambahin sayur, biar tetep makan sayur. Hehehe.

Kalau mau cek resepnya disini ya .

Siang-siang masak di dapur itu sesuatu banget, keringat ngga berhenti mengalir. Tapi demu si eneng, saya belain masak siang-siang biar rumaisha mau makan, dan taraaaa jadilah pancake labu keju ini.

Bahan :
- 1 genggam labu parang
- 1/4 wortel
- 2 kuntum brokoli
- 2 sdm keju parut
- 2 sdm tepung terigu
- 1 buah kuning telur
- 1 sdm UB  (Unsalted Butter)
-  50 ml kaldu (rumaisha ngga pake lagi kosong stok kaldunya, dan karena tadi labunya di rebus cuma butuh 20 ml air)

Cara membuat :
- Kukus labu, wortel, dan brokoli ( tadi rumaisha labunya direbus, biar cepet, hehe) lalu haluskan
- Campur semua bahan jadi satu, aduk rata. Jangan terlalu cair.
- Panaskan UB di wajan anti lengket atau teflon, masak sampai kecoklatan. Lebih bagus lagi saat masak ditutup ya biar merata matangnya.
- angkat dan sajikan.

Pas rumaisha bangun tidur, langsung tak suapin dan lep lep, makannya lahap, habis setengah pancake sama nyemil buah semangka.

Dan sorenya, tak suapin lagi, eh habis 1 buah pancake. Padahal cuma selisih 2 jam setelah makan siang dan dia juga habis minum susu. Hahaha. Seneng banget rumaisha. Ibunya juga ngga kalah seneng liat rumaisha makannya pinter.

Malamnya masih tak kasih lagi, sedikit, buat camilan. Eh ngga lama setelah makan, dia minta minum susu trus tidur. Alhamdulillah.

Makasih banget mami kenzie buat resepnya. Rasanya enak, manis dan gurih, saya aja doyan. Hehe.
Monggo buat yang mau nyobain, buat sendiri ataupun buat mpasi si kecil.

Thursday, September 1, 2016

Buat roti bakar pakai setrika, emang bisa? Mau tahu caranya?


Saya pernah. Hahahaa, emang bisa? Tentu saja bisa, saya aja dulu jaman masih kuliah hampir tiap pagi buat roti bakar pakai setrika. Maklum anak kosan, ngga punya teflon setrika pun jadi. Ngga percaya? Coba saja buat. Rasanya ngga kalah sama yang di buat pakai teflon ataupun pakai alat pemanggang roti. Sebenarnya ini juga saran dari temen, awalnya ngga percaya juga tapi ya tak cobain. Penasaran sih. Hehehe. Penasaran? Yuk lanjut bacanya.

Alat yang dibutuhkan juga pasti semua orang punya, anak kos seperti saya dulu saja punya. Yang udah pada jadi ibu pasti punya dong.

Alatnya cuma :
- 2 lembar Kertas HVS/QUARTO
- Setrika
- Dan pastinya roti tawar dan isiannya, mau meses, susu, keju, buah, mentega atau apa pun itu boleh aja, sesuai selera

Trus caranya? Gampang.
- Colokin dulu setrikaan, tunggu sampai benar-benar panas
- Sambil nunggu panas, ambil roti tawar beri isian (biasanya saya pakai meses)
- Taruh roti tawar tadi di atas kertas, lalu tutup lagi dengan kertas satunya
- Setrika roti tawar seperti menyetrika baju, hanya saja tahan di tempat yang sama ngga banyak gerak.
- Setelah matang, balik roti beserta kertasnya (biar cepet) lalu setrika lagi sampai matang
- Setelah matang semua, sajikan bersama susu coklat, meses, dan keju atau ditambahkan pas mau bakar juga boleh. suka-suka si. Kalau saya masak dulu rotinya hehe, biar kriuk luar dalam.



Rasanya kriuk-kriuk, enak.
Cobain aja. Hehe. 

Wah, nulis ini jadi inget jaman masih muda dulu yah walaupun sekarang juga masih muda, tapu sudah ada yang ngikutin kemana-mana, anak. Hahahaha

Selamat mencoba, mungkin ada yang ingin merasakan hidup anak kos bagi yang belum pernah ngekos. Hehe.

Resep sambal : Sambal pedas mantap ikan kranjangan


Ikan kranjangan? Apa itu? Sebagian besar moms pasti tau tapi mungkin juga ada yang tidak tahu. Apa itu ikan kranjangan? Ikan kranjangan adalah ikan yang dijual dalam wadah bentuk kerangjang dari bambu. Biasanya yang dijual itu ikan salem atau tongkol. Dalam satu kranjang berisi 2 buah ikan.
Nah, kebetulam si ikan keranjangan ini kan banyak durinya. Jadi suami saya males makannya, cenderung ngga doyan. Makanya jarang masak ini. Tapi tiba-tiba dia nyaranin supaya duri ikannya sibuang dulu baru dimasak. Ok, saya ngikut saja, sapa tau dia jadi doyan. Dan bener suami saya doyan makan sambel ikan kranjangan ini. Ya walaupun nyabutin durinya penuh perjuangan karena lama. Tapi yang penting suami mau makan. Katanya mantap sambalnya. Siiiip lah kalau begitu. Tambah satu lagi deh makanan favorit keluarga.

Dilihat dari fotonya aja bikin nafsu makan kan? Jadi laper kan? Ayo masak sambel ikan kranjangan. Bisa coba resep yang satu ini.

Bahan :
- 1 buah ikan kranjangan ukuran besar (isi 2) kalau mau lebih ngga apa-apa
- 2 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk
- 1 batang serai
- 1 batang daun bawang
- Gula jawa secukupnya
- Garam secukupnya
- Air
- Minyak goreng

Bahan sambal:
- 1 buah tomat
- 1 ruas jahe
- 5 buah cabai rawit / sesuai selera
- 5 buah cabai merah keriting / sesuai selera
- 5 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih

Cara membuat :
- Haluskan bumbu halus, bisa di blender bisa di ulek. Lebih enak di ulek walau lebih butuh usaha
- buang duri si ikan keranjang, suwir besar-besar, lalu goreng hingga matang, sisihkan.
- Tumis bimbu halus hingga wangi, lalu masukkan daun salam, daun jeruk, serai, daun bawang, gula jawa dan garam. Aduk terus sampai harum ( siap bersin-bersin ya)
- masukkan ikan kranjangan yang sudah di goreng tadi.
- Tambahkan air. Cicipi. Kalau mau betkuah seperti yang saya masak air nya di banyakin, kalau mau sedikit ya dikurangi saja.
- Biarkan sampai bumbu meresap
- Angkat, sajikan bersama nasi putih hangat.
- Jangan lupa ambil daun salam, daun jeruk dan serainya ya . .

Rasanya mantap. Penginnya nambah terus. Hehe. Selamat mencoba moms.