Thursday, March 2, 2017

Bingung pilih popok perekat dan popok celana? Yuk pelajari perbedaannya. Popok perekat vs popok celana (taped vs pants diaper)

Kali ini saya bukan nulis resep ataupun review pospak seperti biasa. Kali ini sekedar ingin membahas tentang perbedaan popok perekat dan popok celana sekaligus kelebihan dan kekurangannya. Tentu saja ini sesuai pengalaman pribadi saya, dan mungkin bisa berbeda bagi setiap orang karena yang namanya popok sekali pakai atau disposable diaper itu cocok-cocokan bagi setiap baby. Bisa saja popok A ini cocok buat baby saya tapi ternyata ngga cocok buat baby Anda. Tapi bisa juga sama-sama cocok. Hehehe. Kata pengantarnya cukup sekian saja, mari kita langsung ke intinya.


- Popok Perekat (Taped)
popok perekat
Sesuai dengan namanya popok ini dipakai dengan cara merekatkan pospak di sisi pinggang baby untuk mendapatkan lingkar pinggang yang pas sehingga popoak tidak mudah bergeser dan bocor. Jadi kalau kurang pas tinggal dilepas lalu direkatkan lagi. Gampil kan? Popok perekat ini biasanya digunakan pada bayi yang baru lahir atau new born. Saat Rumaisha menggunakan popok untuk pertama kali juga menggunakan popok perekat ini. Cara pakainya juga gampang selama bayi tidak banyak gerak. Kalau sudah mulai banyak gerak apalagi sudah mulai tengkurap mulai susah pakai popok perekat ini karena harus adjust lingkar pinggang supaya pas dan tidak bocor. Namun kalau pas ganti popok pas malam saat bayi tidur itu enak banget jadi bayi ngga bangun karena kita gantiin popok mereka. Dan satu lagi kelemahan popok perekat yang pernah Rumaisha alami, ketika bayi sudah banyak gerak entah tengkurap atau merangkak atau yang lain saat menggunakan popok perekat bagian pinggang tempat perekat itu ikut tergesek dan tergulung. Pinggang Rumaisha sampai merah-merah waktu itu. Oiya, hampir kelupaan, kalau pakai popok perekat sampah bekas popok bisa rapi karena bisa kita lipat dan direkatkan dengan perekatnya. Saya suka banget sama bagian ini, hehehe.


- Popok Celana (Pants)
popok celana
Popok celana/ pants, sudah pasti bentuknya seperti celana. Popok celana / pants adalah popok yang berbentuk seperti celana pendek dan digunakan seperti menggunakan celana pada umumnya. Karena popok ini seperti celana jadi di bagian pinggangnya menggunakan karet untuk menyesuaikan lingkar pinggang bayi. Popok celana ini nyaman digunakan saat bayi sudah banyak bergerak karena kita bisa memakaikannya dengan berbagai macam posisi bayi. Beridiri, telentang, tengkurap, miring, sesuai pengalaman saya karena saat Rumaisha dipakaikan popok kadang dia tiba-tiba tengkurap terus telntang lagi, guling-guling, trus berdiri, hadeh makein popok aja butuh perjuangan. Hehehe. Namun disisi lain karet pinggang yang ada di popok celana bisa juga meninggalkan bekas jika popok yang dipakai karetnya terlalu kencang atau kasar. Nah disini peran para moms untuk mencari popok yang lembut sehingga nyaman dipakai oleh buah hati kita. 

Mungkin itu saja perbedaan antara popok perekat dan popok celana. Kalau ada tambahan lagi nanti akan saya update lagi. Semoga coretan saya ini bisa bermanfaat untuk moms semuanya dan bisa jadi pertimbangan saat memilih popok yang baik untuk anak.

Baca juga :
Review Pospak (popok sekali pakai) : merries, pampers, mamypoko, sweety, fitti, happy nappy, pokana

2 comments:

  1. Umur berapa bulan sih boleh pake popok celana bun?

    ReplyDelete
  2. Umur berapa aja boleh bun, cuma aku dulu pakein popok celana pas si kecil udah banyak gerak karena pake popok perekat kegesek2 terus dan ninggalin ruam merah di bagian paha sama perut. Disesuaikan sama kebutuhan si kecil aja ya bun.

    ReplyDelete